My Rainbow Dreams

Just Blogger Templates

Minggu, 25 Maret 2012

6 cara memberikan sebuah perhatian


Salah satu kebutuhan psikologis manusia adalah perasaan dihargai dan diakui “keberadaan”nya. Seperti orang yang lapar akan makanan, orang juga bisa “lapar” akan perhatian yang diberikan oleh orang lain. Orang akan merasa perhatian yang diberikan oleh orang lain akan memberikan “gizi” bagi kesehatan jiwanya. Dan untuk mendapatkan perhatian dari orang lain, tentunya kita juga harus memberikan perhatian juga kepada orang lain. Dan cara untuk menunjukan perhatian itu antara lain:

1. Pernyataan yang penuh perhatian

Beberapa contoh:

• Saya merasa bertanggung jawab atas kebahagiaanya
• Saya mencoba untuk berada didekatnya manakala ia kacau
• Bila ia membutuhkanku aku akan datang segera
• Kebahagiannya penting bagiku
• Saya menghindari apa-apa yang membuat hatinya terluka
• Walaupun saya merasa marah dan terluka, saya selalu berusaha keras untuk mengerti posisinya.
• Saya ingin membantunya mencapai tujuan yang diiginkannya.
• Saya selalu mengingat hari ulang tahunmu

Jumat, 16 Maret 2012

Bekal Sukses Itu Bernama "PD"



Ditulis oleh: Anne Ahira
teman,
Masalah krisis kepercayaan diri (krisis PD) seringkali menjadi salah satu
masalah klasik yang dialami oleh sebagian orang.

Meski kelihatannya sederhana, namun jika dibiarkan berlama-lama, 
krisis PD bisa jadi bumerang tersendiri. Salah satunya, 
potensi yang ada dalam diri kita akan terhambat.

Sekarang mari kita ulas sejauh mana pengaruh kepercayaan diri bisa
mempengaruhi keberhasilan seseorang.

Saat menghadiri seminar atau sebuah pertemuan misalnya, 
banyak di antara kita yang lebih nyaman memilih tempat
duduk di belakang ketimbang di depan.

Alasannya kadang sederhana.. 
"takut ditanya sama si pembicara". lol

Namun saat seminar sudah dimulai, yang duduk paling belakang seringkali jadi
tidak begitu kelihatan atau terdengar dengan baik apa yang dibicarakan oleh
si pembicara karena terhalang oleh mereka yang duduk di depan!

Pernah merasa seperti itu? :-)

Atau saat kita masih berstatus pelajar, apakah kita termasuk yang malu-malu
untuk angkat tangan dan memberikan jawaban yang sebenarnya kita tahu atas
pertanyaan yang ditanyakan guru kita? :-)

Sekarang, mari kita cari tahu apa saja yang menyebabkan orang suka minder atau
kurang PD! Berikut beberapa alasannya:

1. Sering berpikir yang 'tidak-tidak' tentang diri mereka!

"Coba kalau aku tinggi, aku mau dong jadi model terkenal seperti Luna Maya!
...Tapi sayang, aku nih pendek & item, gigiku gondrong lagi!!"

** lol, kasihan amet... hehe

teman, jangan pernah memandang sebelah mata terhadap diri kita. Semua yg 
kita miliki adalah anugerah Tuhan yang pasti ada manfaatnya.

2. "Takut Salah" bisa membuat kita tidak maju.

Jika kita selalu takut salah dalam melakukan sesuatu, 
maka pastinya kita tidak akan pernah bisa berhasil.

Jangan takut salah! Karena kesalahan sebenarnya adalah langkah
awal menuju keberhasilan.

Tokoh-tokoh besar dunia yang penemuannya sekarang kita nikmati,
dulunya mereka banyak melakukan kesalahan. Namun, mereka terus dan
terus mencoba untuk memperbaiki kesalahannya hingga tercipta sebuah
penemuan yang besar, seperti lampu pijar, pesawat terbang, Google :-)

Dan masih banyak lagi yang lain! Oleh sebab itu, jangan pernah takut salah!

3. Jika kita bergaul dengan pengecut, otomatis kita juga akan jadi pengecut

Teman, pergaulan bisa mempengaruhi kepribadian kita. Jika anda berada di
lingkungan yang mayoritas tidak punya rasa PD tinggi, 
maka jangan harap anda bisa PD.

Yakinlah, sedikit banyak, PD kita sangat dipengaruhi oleh lingkungan
dimana kita berada. Oleh sebab itu, pandai-pandailah mencari teman atau
pergaulan yang memiliki kepercayaan tinggi.

Anda juga pasti pernah mendengar istilah "Jika ingin kaya, bergaulah
dengan orang-orang kaya".

Maksudnya, bukan berarti kalau kita tidak punya uang bisa bersandar pada
mereka dan pinjam uang! :-) Tapi tujuan kita adalah bisa menyerap 'cara
berpikir' mereka yang bisa membuat mereka menjadi kaya!

4. Tidak perlu terpengaruh pendapat orang lain

Kita seringkali terpengaruh dengan pendapat orang lain. Sayangnya, tidak
semua pendapat itu benar. Pendapat atau masukan dari luar boleh saja kita
tampung. Tugas kita adalah *mengolahnya*, sekaligus untuk evaluasi diri.

Jika ada pendapat yang justru membuat Anda menjadi mundur dan tidak
berhasil, maka Anda perlu menolaknya, tanpa perlu terpengaruh oleh pendapat
itu.

Singkat kata, hilangkan jauh-jauh rasa minder dalam diri kita. 
Anda tidak perlu resah dengan kekurangan yang ada.
Jika ada melakukan kesalahan, tinggal perbaiki kesalahan yang Anda buat, 
dan jadikan kesalahan itu sebagai pengalaman.

The last but not least... 
Selalu perkaya diri Anda dengan ilmu. Karena dengan memiliki banyak ilmu, 
otomatis kekurangan kita dalam hal lain bisa tertutupi oleh kelebihan lain yang kita miliki!

Teman, begitu banyak orang yang tidak menyadari 'sleeping giant' dalam
dirinya. Potensi dahsyat dan besar yang acapkali diabaikan oleh alam pikirannya
sendiri, yaitu perasaan minder!

So, percaya dirilah Teman! Agar semua potensi dahsyat yang Anda miliki *keluar* dan tidak lagi terhambat! :-)

Senin, 12 Maret 2012

Special thank's for you

Ketika itu aku masih belajar,,,
mengenal caraku mengenal diriku sendiri
mengenal caraku memandang orang lain
mengenal perbedaan antara satu sama lain
dan dalam pembelajaranku aku menemukan sebuah kunci yang begitu berharga
yang sebelumnya tak pernah q sadari bahkan aq tak mengerti
kunci itu ternyata adalah sebuah KETULUSAN.

Ketulusan melakukan apapun yang ingin kulakukan 
ketulusan untuk berbagi dengan sesama, 
ketulusan untuk melakukan yang terbaik untuk orang yang dikasihi.
ketulusan yang tak pernah mengenal lelah,
ketulusan yang memberikan kekuatan untuk slalu melangkah.
dan ketulusan ini tak pernah mengenal batas.

Suatu hari aq tersadar
ada yang berbeda yang kurasakan
ketulusan itu semakin mendekat dan terasa disetiap hariku
aq benar-benar merasakan sebuah ketulusan
kucari dan semakin dekat
yaa,,,ternyata tanpa kusadari
aku telah belajar bnyak mengenai ketulusan
dan ternyata aq belajar dari kamu
orang yang begitu tulus kepadaku.

Mengajarkan banyak hal yang tak pernah q mengerti
hal yang mampu merubah semua kekuranganku
menjadi sesuatu yg lebih bermakna
bermakna untukku dan untuk orang lain.

Sekarang aku benar-benar menikmati ketulusan ini..
dan aq mengucapkan terima kasih kepada Tuhan,
yang telah mengajarkan arti ketulusan melaui kamu.
Orang yang saat ini membuatku terjaga untuk merangkai perasaan
berubah menjadi kata demi kata.
Thank's a lot.