Di beberapa bagian dunia, ada
masyarakat yang menyebut kesedihan sebagai akibat dari perbuatan buruk
sebelumnya atau di masa lalu. Ada masyarakat lain yang menyimpulkannya sebagai
hukuman. Sehingga kesedihan muncul dengan wajah yang menakutkan dan menyedihkan.
Dan larilah manusia jauh-jauh
dari sahabat kehidupan yang bernama kesedihan. Semakin jauh manusia lari dari
kesedihan, semakin cepat sahabat kesedihan mengejarnya dari belakang.



